Header Ads

test

Sejarah Ansor PAKOBETON


   Ansor adalah Ormas terbesar di Indonesia yang telah ada untuk mengawal para Ulama' di Indonesia serta di daerah masing - masing, begitu juga untuk di daerah Kabupaten Probolinggo, di Kabupaten Probolinggo sendiri Ansor di bagi menjadi 2 wilayah karena luas yang tidak memungkinkan untuk disatukan, dua zona tersebut di bagi antara Ansor Cabang Kabupaten Probolinggo dan Ansor Cabang Kota Kraksaan.
    Ansor Cabang Kota Kraksaan pun membagi Anak Cabangnya menjadi tiga zona yaitu Zona Barat, Tengah, dan Zona Timur, Zona timur di kenal dengan Sebutan Ansor PAKOBETON, memang aneh dan kedengarannya seperti besi atau alat keras lainnya.
    Ansor PAKOBETON sendiri merupakan singkatan dari Empat Anak Cabang (red PAC) yang tergabung di dalamnya yakni PAC. Pakuniran, Kotaanyar, Besuk dan PAC Paiton, nama tersebut awalnya di keluarkan oleh Samsul salah satu pengurus PAC Pakuniran saat para pengurus empat PAC itu berkumpul di kediaman Ahmad Zaini yang saat itu menjabat sebagai Ketua PAC Pakuniran, "Bagaimana kalau Ansor empat PAC ini kita sebut saja PAKOBETON (PAkuniran, KOtaanyar,BEsuk, dan paiTON) kan kedengarannya lebih asik" ujar Samsul dengan nada bercandanya.
    Semua pengurus mulai menyepakati usulan dari Samsul tersebut dan malam itu pula di bentuklah struktur dari Ansor PAKOBETON yang terdiri dari Penasehat (H. Abu Bakar) dari PAC. Besuk, Presiden (H. Sudarmono) dari PAC. Kotaanyar dan Ketua PAKOBETON sendiri di serahkan kepada Ahmad Zaini dari PAC. Pakuniran.
    Sejak saat itu Ansor PAKOBETON mulai banyak mengadakan berbagai kegiatan mulai dari keagamaan, sosial, dan pengembangan bakat Kader -Kader Ansor dan Bansernya. Ansor PAKOBETON di kenal akan kekompakannya dalam berbagai aspek sehingga membuat iri para pengurus Ansor di Wilayah Zona lainnya di daerah Cabang Kota Kraksaan.

Writed : Akank Wahied ( Team Multimedia Ansor PAKOBETON)


1 comment: